4 Tips Memilih Gendongan Bayi

gendongan bayi

Blog Cuturk – Mengajak bayi bepergian tanpa membawa gendongan akan membuat tangan Anda terasa pegal. Ini tidak akan menjadi masalah besar apabila Anda mengajaknya hanya sebentar. Lain halnya ketika Anda mengajak si kecil bepergian dalam beberapa jam tanpa gendongan bayi, yang ada tangan Anda akan terasa sangat sakit.

Menggendong bayi dengan tangan tanpa mengandalkan gendongan akan membuat Anda kesulitan saat beraktivitas. Ketika belanja misalnya, karena tangan digunakan untuk menggendong bayi, maka Anda akan kesulitan saat mengambil maupun menaruh barang yang akan dibeli. Agar waktu dan tenaga lebih efisien, ada baiknya Anda segera membeli gendongan bayi.

Memilih Gendongan Bayi

Keberadaan gendongan bayi ini sangatlah memudahkan Anda. Untuk itu pastikan Anda memilih gendongan yang berkualitas agar nantinya bayi tetap merasa nyaman saat berada dalam gendongan. Jangan asal memilih gendongan karena warna dan motifnya yang lucu-lucu ya. Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan ketika memilih gendongan untuk bayi.

gendongan bayi

1. Tipe Gendongan

Gendongan bayi hadir dengan berbagai jenis dan setiap jenisnya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk itu prioritaskan memilih gendongan yang sesuai dengan usia bayi. Apabila bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan, Anda bisa memilih gendongan ransel karena gendongan ini lebih aman untuk bayi yang sudah aktif.

2. Struktur Gendongan

Struktur gendongan bayi juga harus diperhatikan karena struktur ini akan mempengaruhi posisi duduk bayi saat digendong. Pilihlah gendongan yang membentuk posisi M, yakni posisi kaki bayi setengah jongkok dan lutut agak naik ke atas.

Menggendong bayi tidak boleh dilakukan secara asal sehingga penting untuk memastikan bahwa saat digendong posisi bayi berbentuk M. Risiko yang bisa timbul akibat salah posisi atau salah gendongan adalah hyp displasia atau pergeseran tulang pinggul bayi. Terlebih saat bayi begini tulang bayi masih sangat lunak sehingga rentan mengalami geseran.

Periksa pula pada bagian talinya untuk memastikan bahwa tali cukup kuat sehingga dapat menahan beban bayi ketika digendong. Ada baiknya memilih gendongan yang memiliki bantalan agar lebih nyaman saat digunakan. Pilihlah gendongan yang ukurannya fleksibel, jadi bisa dengan mudah disesuaikan dengan ukuran tinggi badan Anda.

3. Fitur pada gendongan

Setiap jenis gendongan memungkinkan adanya fitur yang berbeda pula. Misalnya untuk gendongan tipe ransel dibekali fitur kain hoodie yang dapat dimanfaatkan untuk menutup kepala bayi agar tidak terkena panas matahari.

Untuk gendongan baby carrier juga didesain khusus agar bayi bisa diposisikan menghadap depan atau belakang. Gendongan jenis ini cocok dengan bayi yang sudah mulai aktif dan sering menggerakkan kepalanya.

4. Kualitas bahan

Kenyamanan gendongan tidak hanya dipengaruhi oleh model dan ukuran gendongan saja. Lebih dari itu kualitas bahan gendongan juga harus diperhatikan. Apa lagi jika gendongan tersebut tersebut berbahan woven, ring sling maupun kain jarik, di mana Anda harus memastikan bahwa bahannya bagus dan kuat sehingga tidak mudah sobek.

Demikianlah 4 hal yang perlu diperhatikan ketika memilih gendongan bayi. Mengutamakan kenyamanan si kecil saat berada dalam gendongan adalah PR Anda sebagai orang tua. Apa lagi gendongan ini akan sering digunakan saat Anda mengajak bayi bepergian atau berjalan-jalan dengan keluarga. Jika berjalan saja Anda bisa merasa lelah, maka bayi dalam gendongan pun bisa merasa lelah. Untuk itu pastikan gendongan yang dipakai kualitasnya bagus sehingga menambah kenyamanan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *